Email kami : teknikkelautan@untan.ac.id

Detail Penelitian

Desalinisasi Air Laut Menggunakan Kombinasi Pretreatment Multi Tray Aerator, Media Filter, Membran Ultrafiltrasi dan Reverse Osmosis Tipe Brackish - Sea Water

RINGKASAN.

Ketidakberdayaan masyarakat pesisir terhadap pengolahan air laut dan payau menjadi air minum adalah ironi besar masyarakat modern, ditengah-tengah lompatan kemajuan teknologi era industri 4.0. Air laut dan air payau adalah sumber daya kelautan yang berlimpah (abundant resource), namun belum termanfaatkan secara masal sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan untuk air minum. Tujuan jangka panjang penelitian inovasi ini adalah terciptanya sistem pengolahan air laut/payau menggunakan teknologi reverse osmosis (RO) menjadi air siap minum yang dapat diandalkan oleh masyarakat pesisir sesuai dengan persyaratan kesehatan dan peraturan yang berlaku. Inovasi penelitian terletak pada:1) mekanisme proses pretreatment menggunakan kombinasi multi tray aerator, media filter konvensional, membran RO jenis brackish water (BW) dan sea water (SW); 2) treatment pengolahan air buangan (rejected water) oleh RO untuk diberdayakan dan memberi efek bertingkat (multiplier effect) pada masyarakat pesisir, untuk menjadi bisnis air minum, bisnis usaha cuci mobil/motor (car wash), dan laundry. Dengan demikian, penelitian ini masuk pada kriteria bidang Inovasi UNTAN, yaitu kemaritiman dan perairan darat.

Manfaat penelitian ini untuk mengolah air laut dan payau yang berlimpah (abundant resources) menjadi air yang layak diminum dengan aman dan sehat. Penelitian ini direncanakan selama tiga tahun. Target tahun pertama adalah diperolehnya sistem pengolahan air laut menjadi air tawar sebagai air baku air minum sesuai standar Permen Kesehatan RI No. 32 Th 2017. Metode yang digunakan adalah menentukan kombinasi yang tepat dalam tahapan pretreatment secara fisik menggunakan komponen multi tray aerator, media filter (silika, karbon aktif, dan zeolit), dengan menggabungkan pengolahan inti menggunakan membran ultrafikasi (UF) dan dua membran RO jenis BW dan SW. 

Target tahun kedua adalah mengoptimalkan hasil air baku air minum dari tahun pertama untuk menjadi air siap minum sesuai SNI 01-3553-2006 untuk  dimanfaatkan sebagai usaha bisnis oleh mitra BUMDES di Desai Sungai Itik. Selain itu, memberdayakan air hasil buangan RO (rejected water) untuk dimanfaatkan sebagai multiplier effect. Pada tahap ini dilakukan pengolahan khusus secara fisik dan kimia sesuai dengan karakteristik kualitas air yang dihasilkan pada proses RO di tahun pertama dan pemanfaatan ultra violet (UV) untuk membunuh sisa bakteri. Target tahun ketiga adalah menciptakan sistem model pengolahan terintegrasi yang menggabungkan kedua sistem di tahun pertama dan kedua dan penambahan perangkat insturmentasi kontrol panel pada alat desalinisasi air laut untuk memasuki tahap menjadi  industri air minum isi ulang berbasis air laut-air payau.

Bagikan ke :